Ringgo Agus Rahman Masih Dalam Proses Belajar Untuk Menjadi Orang Tua Yang Dibutuhkan Oleh Anaknya

Selasa, 08 Juli 2025

    Bagikan:
Penulis: Luna Jasmine
(ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)

Aktor Ringgo Agus Rahman mengungkapkan bahwa hingga saat ini ia masih berusaha untuk belajar menjadi sosok orang tua yang dibutuhkan dan dipercaya oleh anak-anaknya.

"Saya masih mencari tahu makna (versi terbaik menjadi orang tua bagi anak) itu hingga sekarang, setiap harinya. Apakah cukup hanya dengan menjadi seorang ayah yang menjemput anak dari sekolah, atau tidak. Saya ingin terus melakukannya, tetapi siapa yang tahu jika anak saya merasa itu bukan yang dia inginkan," ujar Ringgo setelah mengikuti konferensi pers di Jakarta, pada hari Jumat.

Menanggapi fenomena kurangnya peran ayah dalam keluarga (fatherless) di Indonesia, Ringgo menyatakan bahwa ia merasa khawatir hal tersebut juga akan menimpa anak-anaknya. Selain karena kesibukannya di dunia perfilman, ia juga khawatir bahwa baik tindakan maupun apa yang dilakukannya tidak sesuai dengan keinginan sang anak.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa hubungannya dengan anak-anaknya tidak seperti biasanya, di mana mereka saling menunjukkan kasih sayang satu sama lain.

"Jika Bjorka mengatakan bahwa dia lebih mencintai kaos kakinya yang paling bau dibandingkan dengan bapak, maka aku akan menjawab dengan hal yang sama! Bapak juga lebih mencintai celana dalamnya yang paling bau dibandingkan dengan kamu, karena kita sama-sama laki-laki. Namun, ketika tidur, jika minta dipeluk, ya kita peluk," ujarnya.

Meskipun ia percaya bahwa anak-anaknya dapat bertahan hidup di tengah kerasnya dunia, Ringgo mengakui bahwa belum ada hal yang bisa ia banggakan untuk diwariskan kepada anak-anaknya. Sebagai contoh, gelar Pemeran Utama Pria Terbaik versi Piala Citra FFI 2024, ia merasa sedih karena prestasi yang berarti baginya justru mendapatkan respons yang biasa saja dari anak-anaknya.

"Oleh karena itu, yang aku lakukan adalah berusaha setiap hari, agar anakku tidak merasa seperti itu (tanpa ayah), karena apapun yang aku lakukan di luar itu hanyalah sampingan. Aku berperan sebagai aktor dalam film ini, itu hanya sampingan, yang utama adalah aku adalah ayah bagi mereka. Itulah reputasiku yang paling hebat," ujarnya.

Ringgo juga meyakini bahwa satu-satunya hal yang diinginkan oleh anak-anaknya hanyalah menghabiskan waktu untuk bermain bersamanya. Oleh karena itu, ia terus berusaha belajar agar dapat memperoleh kepercayaan dari anak-anaknya dan menjadi sosok yang dapat dibanggakan.

"Saat ini aku sedang menunggu, aku sangat ingin mendengar anakku bercerita tentang siapa yang dia sukai. Jika dia sampai bercerita padaku, itu berarti aku akhirnya dipercaya oleh anak karena bisa berbagi hal-hal kecil seperti itu," kata Ringgo.

Ringgo juga menyatakan bahwa menurut pandangannya, fenomena fatherless adalah akibat dari kurangnya figur ayah dalam proses tumbuh kembang anak. Fenomena ini dapat terjadi pada keluarga dari berbagai kalangan sosial ekonomi.

Budaya patriarki juga disebutnya sebagai salah satu akar masalah dari fenomena tersebut di Indonesia. Sementara itu, di Amerika Serikat, kurangnya sosok ayah dikatakannya dapat meningkatkan potensi anak untuk terlibat dalam tindakan kriminal.

(Luna Jasmine)

Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Motor Yang Merenggut Nyawa Musisi Gary Iskak
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.