Piala Presiden Bulutangkis U15 Jadi Wadah Strategis Cetak Atlet Muda Berbakat
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menilai Piala Presiden Bulutangkis U15 merupakan wadah strategis untuk mencetak atlet muda berbakat. Ajang ini difokuskan pada pembinaan atlet usia dini sebagai langkah konkret regenerasi bulutangkis nasional.
Wamenpora Taufik dalam pemantauannya langsung ke kompetisi tersebut menyatakan bahwa usia 15 tahun merupakan masa emas untuk pembinaan atlet. Pada usia ini, bakat dan teknik dasar bulutangkis dapat dibentuk dengan optimal.
"Kami melihat potensi yang sangat besar pada atlet-atlet muda ini. Dengan pembinaan yang tepat, mereka bisa menjadi penerus legenda bulutangkis Indonesia di masa depan," ujar Taufik.
Kompetisi Piala Presiden Bulutangkis U15 tidak hanya sekadar ajang pertandingan, tetapi juga menjadi sarana identifikasi bakat oleh pelatih nasional. Atlet-atlet terbaik yang tampil dalam ajang ini akan masuk dalam program pembinaan berjenjang.
Kemenpora berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan atlet usia dini melalui berbagai program terstruktur, termasuk beasiswa pelatihan dan fasilitas yang memadai.