Ancaman Trump Berpotensi Ganggu Keamanan Piala Dunia 2026

Selasa, 18 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Callysta Annisa
Pakar keamanan ungkap ancaman Trump bisa picu aksi protes besar-besaran. Tim keamanan tiga negara gelar rapat daratur evaluasi ulang strategi pengamanan (Reuters/VINCENT CARCHIETTA)

WASHINGTON - Pakar keamanan olahraga internasional menyatakan keprihatinan mendalam terhadap ancaman yang disampaikan Donald Trump terhadap kota tuan rumah Piala Dunia 2026. Menurut analisis keamanan yang dilakukan oleh tim ahli dari tiga negara tuan rumah, pernyataan politis semacam ini dapat memicu berbagai risiko keamanan yang kompleks selama penyelenggaraan turnamen.

Pernyataan Trump dinilai dapat memicu aksi protes dan unjuk rasa besar-besaran di kota-kota tuan rumah, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki perbedaan pandangan politik dengan mantan presiden tersebut. Situasi ini akan memperumit tugas aparat keamanan yang sudah menyusun strategi pengamanan selama bertahun-tahun dan telah mengalokasikan anggaran besar untuk keamanan event ini.

Ahli keamanan olahraga dari Universitas Georgetown, Professor Michael Richardson, menjelaskan bahwa ancaman dari figur politik selevel Trump tidak bisa dianggap remeh. Pernyataan seperti ini dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menciptakan gangguan keamanan selama event berlangsung, termasuk kemungkinan aksi-aksi simbolik yang dapat mengganggu jalannya pertandingan.

Komite Penyelenggara Piala Dunia 2026 dikabarkan telah mengadakan rapat darurat dengan pihak kepolisian dari ketiga negara tuan rumah untuk mengevaluasi ulang rencana keamanan mereka. Pertemuan ini membahas berbagai skenario terburuk yang mungkin terjadi akibat dampak politis dari pernyataan Trump tersebut, termasuk kemungkinan pengalihan rute konvoi tim dan penambahan personel keamanan di lokasi-lokasi vital.

(Callysta Annisa)

Baca Juga: GP Qatar 2025: Ajang Penentuan Gelar Juara Dunia Pertama Lando Norris
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.