Tingkatkan Literasi, OJK Gandeng UMSU Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan

Sabtu, 29 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Nora Jane
Fokus utama edukasi adalah membekali mahasiswa dengan pengetahuan praktis untuk membuat perencanaan keuangan yang matang, memilih instrumen investasi yang sesuai profil risiko, dan mengenali ciri-ciri investasi bodong yang marak menargetkan anak muda. Mahasiswa diharap menjadi agen literasi di komunitasnya.

Medan, Sumatera Utara – Sebagai upaya nyata meningkatkan ketahanan finansial generasi muda, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Sumatera Bagian Utara menjalin sinergi dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Program edukasi ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan keuangan yang dihadapi mahasiswa di era digital.

Mahasiswa seringkali menjadi target empuk bagi penawaran investasi ilegal yang menjanjikan keuntungan instan dan tanpa risiko. Melalui kegiatan ini, OJK memberikan pencerahan mengenai pentingnya memeriksa legalitas suatu platform investasi melalui saluran resmi yang disediakan oleh OJK. Kewaspadaan dini ini diharapkan dapat meminimalisir korban investasi bodong.

Di sisi lain, materi tentang perencanaan keuangan ditekankan untuk membiasakan mahasiswa hidup disiplin secara finansial. Mereka diajarkan untuk membedakan antara kebutuhan dan keinginan, menyusun anggaran, serta mulai menabung dan berinvestasi sejak dini meski dengan nominal yang kecil. Kebiasaan positif ini akan berguna hingga mereka lulus dan bekerja.

Edukasi juga menyentuh aspek digitalisasi layanan keuangan. Mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai produk fintech yang legal dan aman, serta bagaimana memanfaatkannya untuk memudahkan transaksi tanpa terjerat utang yang tidak produktif. Pemahaman tentang bunga dan denda pada pinjaman online juga menjadi perhatian serius.

Rektor UMSU menyambut baik inisiatif OJK ini dan berkomitmen untuk mengintegrasikan materi literasi keuangan ke dalam beberapa mata kuliah. Langkah ini diambil agar pemahaman keuangan tidak hanya didapatkan pada saat acara tertentu, tetapi menjadi bagian dari kurikulum pendidikan yang berkelanjutan.

Keberhasilan program ini diukur tidak hanya dari jumlah peserta, tetapi dari sejauh mana mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dan menyebarluaskannya. OJK dan UMSU berencana untuk melakukan tindak lanjut berupa kompetisi atau workshop lanjutan guna memantau perkembangan pemahaman keuangan para mahasiswa.

(Nora Jane)

Baca Juga: Tiga Pilar Keamanan: OJK, PPATK, Dan BSSN Bentuk Pertahanan Terintegrasi
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.